Month: August 2017

Jelang Pilkada 2018, Polda Jateng Petakan Politik Uang dan Kampanye Hitam

SEMARANG – Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 di wilayah Jawa Tengah, Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah mulai melakukan persiapan. Upaya tersebut untuk mewujudkan pilkada yang damai dan demokratis.
Kapolda Jateng, Irjen Pol Condro Kirono mengatakan, persiapan yang sudah dilakukan di antaranya, pemetaan potensi kerawanan dan konsolidasi internal. Dari hasil pemetaan, hal yang bisa mengganggu keamanan dan kelancaran Pilkada diantaranya money politik dan kampanye  hitam dengan mengusung isu sara.
“Itu kita larang unsur sara,” tegasnya.
Menanggapi rawan terjadinya kampanye yang mengandung unsur sara melalui media sosial, pihak kepolisian juga telah melakukan persiapan dengan mengadakan pelatihan cyber group. Pelatihan dilakukan oleh Bidang Humas pada masing-masing Polres di seluruh Jawa Tengah.
“Jangan sampai ada kejahatan-kejahatan yang menggunakan siber, kampanye hitam yang menggunakan siber atau isu-isu sara yang menggunakan siber. Itu ada sanksinya, termasuk pelanggaran UU ITE,” tambah Condro.
Selain itu, seluruh pimpinan polres saat ini juga tengah dikumpulkan untuk mendapat pelatihan terkait aturan-aturan pilkada dan implementasinya. “Kami latih para kapolres di tiap eks polwil se-Jateng. Pelatihan di JCLEC selama satu pekan dengan topik Pilkada Damai,” ujarnya.
Tak hanya itu, untuk menghadapi Pilkada serentak 2018 ini pihaknya juga telah mempersiapkan personel pengamanan dengan giat Operasi Mantap Praja. “Untuk jumlah personel yang diturunkan nanti fluktuatif,” imbuh Condro.
Selain konsolidasi dengan pihak internal, pihaknya juga melakukan konsolidasi eksternal. Yakni berkoordinasi dengan pihak penyelenggara pilkada maupun pihak terkait lain, yang intinya untuk mendorong terselenggaranya pilkada damai.
“Kami mendorong semua pasangan calon, tim sukses, partai politik bersaing untuk kemaslahatan masyarakat. Tapi jangan sampai memecah masyarakat yang ada di Jawa Tengah,” tukasnya.
Sementara itu, pilkada serentak 2018 di Jawa Tengah akan digelar di level provinsi dan di tujuh kabupaten/kota di Jateng. Tujuh daerah tersebut adalah Kabupaten Banyumas, Kabupaten Temanggung, Kabupaten Kudus, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Tegal, Kabuoaten Magelang dan Kota Tegal. (fen)
 
The post Jelang Pilkada 2018, Polda Jateng Petakan Politik Uang dan Kampanye Hitam appeared first on METROJATENG.COM: Kabar Berita Jawa Tengah.

Powered by WPeMatico

Jateng Institute: Masyarakat Jateng Tak Puas Kinerja Ganjar

SEMARANG – Tingkat kepuasan masyarakat Jawa Tengah terhadap kinerja Gubernur Ganjar Pranowo sangat rendah. Hal itu berdasar hasil survei yang dilakukan Jateng Institute pada tanggal 6 – 17 Juli 2017. Tingkat kepuasan tersebut hanya mencapai angka 28%. Sementara, tingkat ketidakpuasan masyarakat terhadap kinerja Gubernur Ganjar lebih tinggi, sebesar 41%. Sisanya 31% tidak memberikan pendapat.
Ketidakpuasan terhadap kepemimpinan Ganjar Pranomo meliputi beberapa aspek. Yakni praktik Korupsi Kolusi dan Nepotisme 26%, ekonomi masyarakat 22%, pembangunan infrastruktur 19%, pelayanan kesehatan 12%, pendidikan yang terjangkau 11% dan pelayanan publik 9%.
Direktur Eksekutif Jateng Institute Amin Suryanto mengatakan, kasus E-KTP mencatut nama Ganjar saat menjabat sebagai anggota DPR RI menjadi isu yang cukup signifikan berpengaruh terhadap kredibilitan dan integritas Ganjar Pranowo. Pasalnya, saat kampanye Pilgub Jateng 2013 lalu, Ganjar memakai jargon “Mboten Korupsi, Mboten Ngapusi”.
Berkaitan dengan pemilihan gubernur Jawa Tengah yang akan digelar 2018 mendatang, hasil survei tersebut dinilai Amin akan mempengaruhi elektabilitas Ganjar. “Ini menjadi peluang yang sangat besar bagi calon calon penantang Ganjar di pilgub jawa tengah 2018,” kata Amin.
Menurut amatannya, atmosfer politik di Jawa Tengah saat ini mulai memanas, menjelang pemilihan gubernur tahun depan. Sebagai incumbent Ganjar Pranowo dinilai sebagai calon kuat yang akan kembali menjadi gubernur Jawa Tengah 5 tahun kedepan, ditilik dari popularitasnya. Namun, kata Amin, perlu ditilik juga persaingan internal di PDIP sebagai partai pemenang yang mengusung Ganjar periode lalu.
“Persaingan internal semakin dinamis dan berpotensi mengancam posisi incumbent untuk kembali didukung PDIP,” demikian Amin melalui siaran pers Jateng Institute secara tertulis kepada metrojateng.com. Diketahui, calon-calon lain yang muncul di internal PDIP di antaranya Musthofa Wardoyo yang saat ini menjabat Bupati Kudus, Hendrar Prihadi yang saat ini menjabat Walikota Semarang, dan Rukma Setiabudi yang saat ini menduduki kursi Ketua DPRD Jateng.
Kinerja Ganjar Pranowo selama menjabat sebagai gubernur jateng dipandang akan sangat dipertimbangkan PDIP, partai partai yang lain, dan  masyarakat dalam memilih kembali dirinya sebagai gubernur 5 tahun kedepan. Jateng Institute sebagai lembaga profesional pengelolaan opini dan penyebaran informasi di wilayah Jawa Tengah menyebut, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pejabat akan berbanding lurus terhadap elektabilitasnya. (red)
 
The post Jateng Institute: Masyarakat Jateng Tak Puas Kinerja Ganjar appeared first on METROJATENG.COM: Kabar Berita Jawa Tengah.

Powered by WPeMatico

Pembangunan Kolam Renang Bertaraf Internasional Kembali Dilanjutkan

MAGELANG – Pemerintah Kota Magelang meneruskan pembangunan kolam renang di Kawasan Pusat Olahraga, Sanden, Kecamatan Magelang Utara. Pembangunan yang di laksanakan kontraktor PT Mina Fajar Abadi di danai dengan jumlah mencapai Rp10,3 miliar.
Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) Kota Magelang, Yonas Nusantrawan mengatakan, pembangunan kolam renang itu sudah dimulai sejak 22 Juni lalu. “Ini kita mulai pembangunan tahap keempat sudah sejak Juni lalu.  Untuk pengerjaan, kontraktor diberi waktu selama 180 hari,” terang Yonas.
Dia menuturkan, saat ini untuk proses pembangunan pondasi dan struktur bangunan kolam renang. Ukuran kolam renang berkelas internasional ini panjang 100 m dan lebar 40 m. Setelah pondasi dan struktur bangunan selesai, tahun depan direncanakan masuk tahap berikutnya, yakni pembangunan fungsi kolam renangnya.
Diakui oleh Yonas,  proses pembangunan kolam renang cukup lama, mengingat keterbatasan dana yang dimiliki. “Namun kami tetap punya semangat untuk  menyelesaikan proyek ini agar bisa segera di fungsikan sebagai kolam renang dan masyarakat bisa menikmatinya,” kata Yonas.
Terpisah, Ketua KONI Kota Magelang, Supriyadi mengaku menyambut baik dimulainya lagi pembangunan kolam renang ini. Keberadaan kolam renang ini dinilai sangat penting untuk pembinaan atlet-atlet renang Kota Magelang yang potensial.
Bahkan tidak sabar memanfaatkan kolam renang ini untuk pembinaan atlet renang prestasi. Menurut dia, pencapaian sebuah prestasi bagi atlet ditentukan oleh banyak faktor. Di antaranya seperti kualitas pelatih, motivasi dan kemauan atlet itu sendiri, serta manajemen latihan. Yang tidak kalah penting adalah sarana dan prasarana yang memadai. (MJ-24)
The post Pembangunan Kolam Renang Bertaraf Internasional Kembali Dilanjutkan appeared first on METROJATENG.COM: Kabar Berita Jawa Tengah.

Powered by WPeMatico

Chris John Dukung Dede Sudiro Maju Pilgub

SEMARANG – Mantan atlet tinju Indonesia Chris John, akan mengambilkan formulir pendaftaran Gubernur/ Wakil Gubernur untuk Dede Indra Permana Sudiro. Chris John berencana mendatangi di Kantor DPD PDIP Provinsi Jawa Tengah, Senin (7/8) mendatang.
“Saya akan mengambilkan formulir pendaftaran (Gubernur/Wakil Gubernur) untuk Mas Dede,” terangnya melalui siaran pers tertulis kepada metrojateng.com. Alasan Chris John mendukung Dede lantaran menurutnya, Dede visi misi yang bagus untuk membangkitkan dunia olahraga.
Chris John mengaku dirinya telah lama menjadi rekan akrab Dede. Ia mengenal Dede sebagai tokoh pengusaha muda, mantan Ketua Umum HIPMI Jawa Tengah periode 2011-2014 yang dekat dengan insan olahraga. Selain menguasai bidang politik dan ekonomi, menurut Chris John, Dede juga memiliki kepedulian  besar terhadap industri olahraga Jawa Tengah. Dedepun merupakan anggota fraksi PDIP yang punya kekuatan massa yang cukup besar di provinsi ini. 
“Saya cukup yakin, di tangan beliau industri olahraga di Jawa Tengah akan bangkit,” tutur mantan juara dunia kelas bulu pertama dari Indonesia tersebut. 
Chris John sendiri saat ini didaulat sebagai duta wushu Indonesia. Kepada Chris John, Dede mengaku memiliki gagasan untuk mengembangkan wushu di Jawa Tengah lewat pembinaan atlet, pelatih profesional, dan membangun infrastruktur penunjang latihan seni bela diri asal Tiongkok tersebut. 
“Kebetulan saya masih ada kepengurusan wushu di Semarang, dan membina olahraga tinju juga. Beliau (Dede) bilang akan menyediakan sarana latihan dan fasilitas penunjang cabang olahraga ini,” imbuhnya. 
Dede sendiri merasa terhormat mendapatkan dukungan dari legenda tinju seperti Chris John. Untuk itu ia berharap bisa menjalin kerjasama dengan Chris John dalam mencetak atlet- atlet muda terbaik lewat pembinaan dan pelatihan intensif. 
“Bila olahraganya maju, negara akan ikut maju. Insya Allah kedepannya, dibantu oleh sahabat saya Chris John, kita bisa membangkitkan industri olahraga Jawa Tengah dan mencetak atlet terbaik bangsa,” pungkas Dede Sudiro. (red)
The post Chris John Dukung Dede Sudiro Maju Pilgub appeared first on METROJATENG.COM: Kabar Berita Jawa Tengah.

Powered by WPeMatico

Positif TBC, Muadi Gagal Berangkat Haji

KENDAL – Seorang jamaah calon haji kloter 20 Embarkasi Solo asal Kabupaten Kendal gagal berangkat ke Tanah Suci. Menurut keterangan Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kementerian Agama Kendal, Jumari, jamaah tersebut bernama Muadi, warga Kabupaten Batang. Berdasarkan pemeriksaan kesehatan, Muadi terindikasi menderita tubercolusis atau TBC.
“Berdasarkan aturan, jika ada jamaah yang terindikasi TBC tidak diperkenankan berangkat,” demikian Jumari. Jamaah yang gagal berangkat tersebut bakal diberangkatkan tahun depan.
Sementara, tiga jamaah kloter 20 Embarkasi Solo dari Kabupaten Kendal terpaksa menggunakan kursi roda. Salah satunya Solekhah. Ia memakai kursi roda lantaran tidak kuat berjalan jauh. “Kakinya sakit, kalau dipakai jalan tidak bisa lama. Terpaksa pakai kursi roda,” katanya. Solekhah akan menggunakan kursi roda selama melaksanakan rukun haji, dengan bantuan pembimbing.
Rabu (2/8), sebanyak 354 jamaah calon haji kloter 20 Embarkasi Solo diberangkatkan dari Kabupaten Kendal. Rabu pagi mereka diantar keluarga dan kerabat berkumpul di pendopo Kabupaten Kendal.
Sayangnya, para pengantar tidak bisa masuk ke area pendopo. Gerbang pendopo ditutup dan dijaga oleh Satpol PP beserta petugas haji yang melarang pengantar masuk pendopo. Keluarga dan kerabat hanya bisa bersalaman dari balik pagar gerbang pendopo saja.
Keberangkatan jamaah calon haji tersebut dilepas Sekretaris Daerah Kendal, Bambang Dwijono. Jamaah haji ini diangkut delapan bus ke Embarkasi Haji Solo, kemudian akan berangkat ke Tanah Suci pada Kamis (3/8) pagi. Menyusul kemudian jamaah calon haji lain yang akan diberangkatkan tanggal 19 Agustus 2017. Rombongan tersebut akan bergabung dengan jamaah dari Kota Salatiga dan Kabupaten Karanganyar. (MJ-01)
The post Positif TBC, Muadi Gagal Berangkat Haji appeared first on METROJATENG.COM: Kabar Berita Jawa Tengah.

Powered by WPeMatico

Proyek Listrik 35.000 Megawatt Dikebut

SEMARANG – Pemerintah mulai mengebut proyek pembangunan transmisi raksasa berkekuatan 35.000 MW. PT PLN (Persero) menyebut tiga proyek di antaranya sedang digarap di wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta.
Direktur Bisnis Regional PLN Jawa Bagian Tengah, Amir Rosidin, menyatakan kesiapannya untuk memenuhi permintaan ketenagalistrikan di Jawa-Bali.
Kesiapannya tersebut ditandai dengan kemampuan supplai sistem Jawa dan Bali yang memiliki cadangan operasi reserve kurang lebih mencapai 30 persen dari total kebutuhan listrik yang ada saat ini.
Selain itu, proyek pembangkit yang sedang berjalan saat ini sebagai bagian dari proyek 35.000 MW yaitu PLTU Jawa 4, berkapasitas 2×1.000 MW yang dibangun di Tanjung Jati, Jepara, PLTU Batang berkapasitas 2×1000 MW serta PLTU Jawa 8, berkapasitas 1×1000 MW di Cilacap.
Menurutnya pengembangan ketenagalistrikan sangat pesat belakangan ini memang ditandai dengan program pembangunan pembangkit 10.000 MW dan akan dilanjutkan dengan program pembangunan pembangkit 35.000 MW beserta transmisinya.
“Proyek-proyek itu bertujuan memenuhi kebutuhan kelistrikan yang dibutuhkan masyarakat dan industri,” kata Amir saat menghadiri penandatanganan kesepakatan antar stakeholder, di Patra Jasa Semarang, Selasa (1/8).
Dalam acara pertemuan antar stacholder tersebut, ia berharap dapat bertukar informasi dengan para pemangku wilayah untu memberikan kontribusi positifnya.
“Sehingga kegiatan ini dapat mencapai sinergi antar stakeholder guna mendukung pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah,” jelasnya.
Diharapkan pula terjadi sinergi antara PLN, pemerintah serta para investor dalam menggerakkan roda perekonomian demi mendukung program ekonomi yang digalakkan pemerintah.
“Kami akan beri informasi dan layanan terbaik untuk memenuhi kebutuhan kelistrikan. Tetapi masyarakat dapat selalu menyampaikan umpan balik terhadap pelayanan PLN agar dapat berbenah diri,” tandasnya. (far)
 
The post Proyek Listrik 35.000 Megawatt Dikebut appeared first on METROJATENG.COM: Kabar Berita Jawa Tengah.

Powered by WPeMatico

Larva Antar Magelang Raih Adipura

MAGELANG – Kota Magelang kembali meraih penghargaan Adipura tahun ini. Dengan demikian, kota sedang ini telah enam tahun berturut-turut memperoleh supremasi tertinggi di bidang kebersihan. Penghargaan Adipura yang diraih Kota Magelang kali ini adalah berkat larva.
“Pemkot selalu punya inovasi dalam mengelola sampah. Salah satunya memusnahkan sampah dengan larva atau semacam bakteri yang mampu memakan sampah dalam tempo tidak terlalu lama,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Magelang, Mahbub Yani Arfiano, kepada Metrojateng.com, Selasa (1/8).
Ia menyebutkan, tumpukan sampah yang setiap hari menggunung di pasar-pasar tradisional, di musnahkan dengan larva sampai habis. Sehingga, sampah di pasar tidak pernah dibuang ke TPA. “Larvanya kemudian bisa dijadikan makanan ikan,” terang Mahbub.
Pengolahan sampah dengan cara demikian, menjadi lebih efektif dan mengatasi problem sampah. “Pengolahan sampah dengan larva sudah kami terapkan di semua pasar tradisional yang ada. Seperti pasar Gotong Royong, Rejowinangun, Cacaban dan Kebonpolo,” imbuh Mahbub.
Inovasi pengelolaan sampah tersebut mendapatkan angka yang besar untuk penilaian Adipura. Selain itu, sumbangan angka didapat dari pemanfaatan limbah untuk pot yang pasang di taman-taman kota.
Pada tahun 2014 Kota Magelang berhasil meraih Adipura Kencana. Kemudian pada tahun 2016, Kota Magelang pernah meraih Adipura Kirana. Walikota Magelang, Sigit Widyonindito dijadwalkan menerima Adipura dari Presiden Joko Widodo pada Rabu (2/8) malam. Pada Kamis (3/8) mendatang direncanakan ada kirab Adipura, berawal dari Sambung Yon Armed 3, berkeliling kota, dan berakhir di Kantor Walikota Magelang. (MJ-24)
 
The post Larva Antar Magelang Raih Adipura appeared first on METROJATENG.COM: Kabar Berita Jawa Tengah.

Powered by WPeMatico

BNNP Jateng Ungkap Modus Baru Peredaran Narkoba

Kepala BNNP Jateng, Brigadir Jendral Tri Agus Heru membawa barang bukti sabu didepan ayah tersangka yang mengendalikan anaknya (YAI) dari dalam Lapas, Selasa (1/8).SEMARANG – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Provinsi Jawa Tengah mengungkap modus baru peredaran narkoba. Yakni dengan pengiriman melalui jasa travel atau biro perjalanan.
Modus itu terungkap dalam penangkapan yang dilakukan petugas Bidang Pemberantasan BNNP Jateng terduga pengedar narkoba jenis sabu, RH dan ADY. Keduanya diamankan petugas di Jalan Sadewa 7, Pendrikan, Semarang pada (20/7) lalu, usai mengambil sebuah paketan yang berisi sabu seberat 25 gram dari sebuah jasa travel.
“Modus melalui angkutan penumpang ini saya kira baru. Biasanya melalui jasa ekspedisi pengiriman. Ternyata mereka lebih lihai lagi menitipkan barang melalui travel angkutan penumpang,” ujar Tri Agus saat gelar perkara di Kantor BNNP Jateng, Selasa (1/8).
Modus serupa juga terjadi di Blora, Jawa Tengah. Seorang perempuan berinisial YAI dibekuk oleh petugas BNNP Jateng di depan sebuah agen travel di Jalan Sumodarsono, Blora, Jawa Tengah pada Jumat (28/7) lalu. Ia didapati mengambil sebuah paketan berisi sabu seberat 25 gram yang terbungkus di dalam sebuah kotak.
Dalam pengirimannya, sabu dibungkus menyerupai paketan barang biasa. Lengkap dengan alamat tujuan yang tertulis pada badan paket, namun tidak dicantumkan jenis barang pada label keterangan barang.
Kepala BNNP Jateng, Brigadir Jenderal Tri Agus Heru mengatakan, kedua kasus tersebut bukanlah satu jaringan. Sabu yang diamankan dari tersangka asal Cilacap yakni RH dan ADY rencananya akan diedarkan di wilayah Cilacap. Sedangkan YAI berencana mengedarkan sabu di wilayah Blora. YAI mengaku dikendalikan ayahnya yang sedang menjalani proses hukum di Lembaga Pemasyarakatan Pati.
BNNP berencana memperketat pengawasan terhadap jasa travel. “Kita juga akan imbau para penyedia jasa travel agar mewaspadai penitipan barang melalui travel,” pungkas Tri Agus. (fen)
 
The post BNNP Jateng Ungkap Modus Baru Peredaran Narkoba appeared first on METROJATENG.COM: Kabar Berita Jawa Tengah.

Powered by WPeMatico

Tiga Pengedar Sabu Dibekuk di Dua Lokasi

Petugas BNNP Jateng memperlihatkan barang bukti yang diamankan dari tangan para tersangka, Selasa (1/8).SEMARANG – Dua orang tersangka pengedar sabu asal Cilacap dibekuk petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah. Keduanya berinisial RH (37) warga Jalan Veteran, Kelurahan Tambakrejo, Cilacap, dan ADY (38), warga Jalan Sutoyo, Sidakaya, Cilacap.
Mereka dibekuk petugas di Jalan Sadewa 7, Pedrikan, Semarang usai mengambil paketan sabu seberat 25 gram pada (20/7) lalu. Tk hanya itu, petugas juga mengamankan beberapa barang bukti berupa 4 buah Handphone, sebuah timbangan kecil dan satu unit mobil Honda Brio.
“Saat ini sumber barang yang mereka dapatkan berasal darimana sedang kami dalami, kita belum bisa buka sekarang” ujar Kepala BNNP Jateng, Brigadir Jenderal Tri Agus Heru saat gelar perkara di Kantor BNNP Jateng, Semarang, Selasa (1/8).
Petugas BNNP juga mengamankan seorang perempuan yang diduga sebagai pengedar berinisial YAI (41). Ia ditangkap di depan sebuah agen travel di Jalan Sumodarsono, Blora, Jawa Tengah pada Jumat (28/7) lalu usai mengambil paketan berisi sabu seberat 25 gram yang dikirim melalui jasa travel. Selain sabu, dari tangan YAI petugas juga mengamankan barang bukti berupa satu unit handphone dan satu unit sepeda motor Yamaha Mio.
Tri Agus mengatakan, dari pengakuan tersangka YAI ia melakukan peredaran gelap tersebut atas perintah dari sang ayah yang mendekam di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pati. Ayahnya bernama Bambang Budianto alias Londo kemudian dibawa ke Semarang pada (29/7) lalu untuk menjalani pemeriksaan.
Dari data BNNP Jateng, Bambang sudah melakukan kejahatan hingga berakhir dengan ganjaran mendekam di penjara sebanyak tiga kali dengan kasus yang sama. Pada 2004, yang bersangkutan divonis satu tahun, 2007 divonis dua tahun sembilan bulan, dan 2013 divonis delapan tahun. (fen)
 
 
 
The post Tiga Pengedar Sabu Dibekuk di Dua Lokasi appeared first on METROJATENG.COM: Kabar Berita Jawa Tengah.

Powered by WPeMatico

Mantan Pangdam IV Diponegoro Jajal Bursa Pilgub Jateng

SEMARANG – Bursa Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah semakin memanas. Tak hanya para kader PDIP yang mengambil formulir pendaftaran, kalangan elite militer bahkan ikut nyalon gubernur dan wakil gubernur di markas DPD PDIP Jateng Jalan Brigjen Katamso Semarang.
Mayjen (Purn) Sunidyo, yang notabene pernah menjadi Pangdam IV Diponegoro, Senin sore (31/7) telah mengambil formulir pendaftaran di DPD PDIP Jateng.
Sunindyo mengutus seorang perwakilan untuk mengambil formulir pendaftaran cagub dan cawagub. Sunindyo rencananya mengembalikan formulir dengan datang sendiri ke DPD PDIP pada 8 Agustus.
“Kemungkinan kami akan mengembalikan formulirnya nanti pada tanggal 8 bulan 8 Agustus dan sebisa mungkin pukul 08.00 WIB,” ungkap Agus S Winarto, seorang utusan Sunindyo.
Pria yang menjabat sebagai Ketua Harian Persatuan Angkat Besi, Binaraga, dan Angkat Berat Seluruh Indonesia
(PABBSI) Jateng itu mengungkapkan, setelah purna tugas, Sunindyo bersama dirinya aktif di PABBSI dan Himpunan Artis Musik Keroncong Indonesia (HAMKRI). Sunindyo dikenal hobi bermain musik keroncong bersama masyarakat.
Dengan mengacu pada rekam jejak Sunindyo selama memimpin PABBSI Jateng yang mampu menelurkan prestasi di PON XIX 2016 Jabar, maka dirinya optimistis sang jenderal bisa memberikan dampak positif bagi pembangunan Jateng.
Terlebih lagi, mantan Dan Grup 2 Kopassus tersebut selama ini memang punya syahwat politik untuk menjajal pertarungan Pilgub Jateng 2018 nanti.
“Pak Sunindyo juga lama bergabung dengan PDIP. Beliau punya kartu anggota dan layak menjadi seorang gubernur maupun wagub,” paparnya. (far)
 
The post Mantan Pangdam IV Diponegoro Jajal Bursa Pilgub Jateng appeared first on METROJATENG.COM: Kabar Berita Jawa Tengah.

Powered by WPeMatico